×
  • Jam Kerja
  • Senin-Jumat: 08:00 - 17:00
HOME   |    PELUANG KARIR    |    AREA PENJUALAN    |    PETA SITUS

Rilis Media

Dukung Proyek Strategis Nasional, Waskita Precast Bangun Tol KLBM

Jakarta, 7 September 2020. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) ingin terus memberikan kontribusi dan memiliki komitmen dalam mendukung Proyek Strategis Nasional Pemerintah, yaitu melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan menyeluruh di Indonesia. Salah satu caranya dengan membangun Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM).

Pembangunan infrastruktur jalan tol ini ditujukkan untuk memudahkan dan mempercepat proses akses transportasi, proses pengiriman logistik dari satu daerah ke daerah lainnya, dan meningkatkan kapasitas jaringan jalan. Kebutuhan terhadap prasarana jalan ini diharapkan mampu meningkatkan efesiensi dan pertumbuhan ekonomi.

Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk, Bapak Agus Wantoro menyatakan proyek jalan tol KLBM merupakan salah satu Proyek Nasional Pemerintah untuk mempercepat akses transportasi dan mempersingkat waktu pengiriman logistik yang selama ini terkendala oleh kepadatan kendaraan di daerah Legundi, Gresik.

"Pembangunan Jalan Tol KLBM juga sebagai penghubung untuk jalan tol yang berada di sekitarnya. Selain itu, KLBM akan mendukung akses masuk-keluar ke kawasan industri yang ada di daerah Sidoarjo dan Gresik, di mana akan terintegrasi dengan pengembangan kawasan pelabuhan Gresik," kata Bapak Agus Wantoro.

Jalan Tol KLBM terbentang sepanjang 38,3 km mulai dari Kabupaten Sidoarjo hingga Kabupaten Gresik, pengerjaan Proyek ini terbagi menjadi 4 seksi yaitu seksi 1-4. untuk seksi 1, pekerjaan dilakukan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk kemudian Seksi 2-4 sepanjang 18,6 Km dilakukan oleh WSBP. Dalam hal ini, WSBP berperan sebagai supplier produk sekaligus kontraktor dengan nilai kontrak sesuai dengan addendum sekitar Rp 3,89 triliun.

Progress pekerjaan seksi 2-3 telah selesai pada 31 Agustus 2020,” ujarnya. Dalam proses pengerjaannya, perusahaan melakukan sebuah inovasi pada proses pelaksanaan pekerjaan erection girder non standar yaitu stiffener sayap, yang berfungsi sebagai pengkaku girder non standard terutama yang memiliki panjang 50,8 m untuk mengurangi/menghilangkan momen lateral saat diangkat waktu erection, sehingga terjamin keamanannya. Adapun produk yang digunakan adalah readymix, spunpile, fullslab, dan PC -I girder.